1.1
Utility
(Alat Bantu)
Utility
memiliki fungsi membantu atau mengisi kekurangan dari sistem operasi. Hal terserbut
dilakukan dengan melakukan pemerikasan pada hardware (hardware troubleshooting),
mengatur ulang isi harddisk (defrag dan partisi), membantu pengoperasian mesin
seperti membuat duplikat file, menghapus proteksi suatu sistem software,
memperbaiki bagian file yang rusak.
1.2
Bahasa
Pemrograman
Bahasa pemrograman
adalah software bahasa yang digunakan untuk membuat perintah-perintah
atau program pada computer oleh programmer. Bahasa pemrograman juga dapat
menjadi pengatur komunikasi antara computer dan peralatannya.
Ada 3
tingkatan dalam bahasa pemrograman
Ø Low
level language, biasa disebut kode atau
bahasa mesin, tingkat ini adalah bahasa pemrograman generasi pertama, kode
dalam bahasa pemrograman tingkat ini adalah kumpulan angka dari angka 1 sampai
0 yang diatur sehingga membuat sinyal elektronik dan memberi tahu komputer tugas
apa saja yang harus dilakukan.
Ø Middle
level language, hampir sama seperti bahasa
mesin tetapi perintah atau instruksinya telah mendekati bahasa sehari-hari
sehingga memudahkan programmer membuat program karena kodenya adalah huruf
bukan angka. Contohnya assembler.
Ø High
level language, bahasa pemrograman yang
sangat mudah dimengerti karena menggunakan bahasa sehari-hari. Contohnya BASIC,
COBOL, PASCAL, dll.
1.3
Routines
(User Program)
Routines
(User Program) adalah suatu program untuk
membantu mempersiapkan sistem operasi yang akan dipakai dalam suatu aplikasi
tertentu secara berulang-ulang.
Bentuk
system aplikasi yang biasa digunakan :
Ø System
payroll (penggajian)
Ø System
inventory
Ø System
invoicing (facturisasi)
Ø System
billing (tagihan/pembayaran)
Ø System
security (keamanan)
Software
yang biasa digunakan :
Ø PrintShop
Ø From
Tool
Ø Dac
Easy Accounting
Tidak ada komentar:
Posting Komentar